Skip to content

🧩 Component Structure

Frontend FARxTEAM dibangun menggunakan pendekatan reusable dan modular component architecture untuk memastikan konsistensi UI, kemudahan maintenance, dan skalabilitas jangka panjang.

Struktur dirancang agar setiap komponen memiliki tanggung jawab yang jelas dan dapat digunakan kembali di berbagai modul sistem.


📂 Struktur Folder

  • components/common
  • components/layout
  • components/modules
  • components/ui
  • hooks/
  • context/
  • pages/ / app/
  • services/
  • utils/

🗂️ Penjelasan Setiap Layer

🧱 components/common/

Berisi komponen generik yang dapat digunakan di seluruh aplikasi.

Contoh:

  • Button
  • Input
  • Modal
  • Badge
  • Loader
  • Card

Karakteristik: ✔ Tidak bergantung pada modul tertentu
✔ Reusable
✔ Stateless (jika memungkinkan)


🏗️ components/layout/

Komponen untuk struktur tampilan global.

Contoh:

  • Navbar
  • Sidebar
  • Footer
  • Dashboard Layout
  • Auth Layout

Fungsi: ✔ Menjaga konsistensi UI
✔ Mengatur struktur halaman
✔ Mengontrol wrapper global


🧩 components/modules/

Komponen spesifik untuk fitur tertentu.

Contoh:

  • UserManagement
  • ProductTable
  • AnalyticsChart
  • SettingsPanel

Karakteristik: ✔ Terikat pada satu domain fitur
✔ Bisa terdiri dari beberapa sub-component
✔ Memiliki logic UI lebih kompleks


🎨 components/ui/

Layer presentational component yang fokus pada design system.

Berisi:

  • Styled elements
  • Theme-based component
  • Custom UI wrapper

Tujuan: ✔ Konsistensi branding
✔ Standarisasi tampilan
✔ Mudah dilakukan perubahan global styling


🪝 hooks/

Custom hooks untuk logic yang reusable.

Contoh:

  • useAuth
  • useFetch
  • useDebounce
  • usePermission

Manfaat: ✔ Mengurangi duplikasi logic
✔ Memisahkan logic dari UI
✔ Meningkatkan keterbacaan kode


🌐 context/

Digunakan untuk state global management.

Contoh:

  • AuthContext
  • ThemeContext
  • NotificationContext

Tujuan: ✔ Menghindari prop drilling
✔ Mengelola state lintas halaman
✔ Mempermudah kontrol akses


📄 pages/ atau app/

Layer routing aplikasi.

Berisi:

  • Page container
  • Integrasi module component
  • Data fetching level halaman

Prinsip: ✔ Tidak menyimpan logic kompleks
✔ Hanya sebagai orchestrator UI


🔌 services/

Digunakan untuk komunikasi API.

Contoh:

  • authService
  • userService
  • productService

Tujuan: ✔ Memisahkan API call dari komponen
✔ Mudah diubah jika endpoint berubah
✔ Mendukung scalability


🧰 utils/

Helper function untuk:

  • Formatter
  • Validator ringan
  • Transform data
  • Helper UI

🔄 Data Flow Overview

1️⃣ User berinteraksi dengan UI
2️⃣ Component memanggil service / hook
3️⃣ Service melakukan API request
4️⃣ Data dikembalikan ke component
5️⃣ State diperbarui
6️⃣ UI re-render secara efisien

Arsitektur ini memastikan alur data tetap terkontrol dan predictable.


🎯 Prinsip Pengembangan Frontend

🧠 Modular & Reusable

  • Komponen kecil dan spesifik
  • Single responsibility
  • Mudah diuji dan dipelihara

🚫 Hindari Duplikasi

  • Shared component digunakan lintas modul
  • Custom hooks untuk logic berulang
  • Utility function untuk helper umum

⚡ Efisiensi Props & State

  • Gunakan state lokal jika memungkinkan
  • Gunakan global state hanya jika diperlukan
  • Hindari prop drilling berlebihan
  • Optimalkan rendering dengan memoization jika dibutuhkan

🎨 Consistent Design System

  • Komponen mengikuti standar UI internal
  • Theme terpusat
  • Responsive-first approach
  • Accessibility consideration

🔐 Security Awareness

Frontend tetap memperhatikan:

✔ Validasi input dasar
✔ Tidak menyimpan data sensitif di local storage tanpa proteksi
✔ Role-based rendering UI
✔ Error handling terstruktur


🚀 Scalability Consideration

Struktur ini memungkinkan:

✔ Penambahan fitur tanpa merusak modul lama
✔ Refactor bertahap tanpa rewrite total
✔ Pengembangan paralel oleh beberapa developer
✔ Integrasi dengan backend yang berkembang


📌 Design Philosophy

Frontend FARxTEAM dibangun dengan prinsip:

✔ Clean Component Architecture
✔ Separation of Concerns
✔ Reusability First
✔ Performance Conscious
✔ Maintainable Codebase


Pendekatan ini memastikan sistem frontend tetap stabil, konsisten, dan siap berkembang seiring pertumbuhan kebutuhan bisnis.

Released under the MIT License.